Saturday, December 7, 2019

Ini Jenis Pijatan yang Paling Diinginkan Wanita

Banyak pria tidak sadar bahwa wanita sangat menginginkan pijatan sensual di bagian tubuh tertentu. Ini Jenis Pijatan yang Paling Diinginkan Wanita. Pria Wajib Tahu!
Banyak pria tidak sadar bahwa wanita sangat mengidamkan pijatan sensual di bagian tubuh tertentu. Selain mendapatkan sensasi sensual yang luar biasa, para wanita akan merasa lebih dicintai. Tentunya ini akan berdampak positif di dalam kehidupan hubungan yang dijalin.
Mau tahu pijatan apa sajakah itu? Bagaimana teknik melakukannya? Ini bocorannya:

1. Pijat Yonie

Apa itu Yoni Massage? Yoni Massage adalah teknik pijat yang merupakan bagian dari ilmu tantra. Fokus dari pijat sensual ini adalah vagina. Mulai dari bagian bawah perut, pangkal paha, vagiana bagian luar, hingga vagina bagian dalam adalah daerah sensitif yang akan dirangsang oleh teknik Yoni Massage. Banyak pengakuan wanita yang merasakan kenikmatan luar biasa setelah mendapatkan Yoni Massage. Mereka seolah lahir kembali dan merasa lebih dicintai.

2. Piajatan Payudara

Semua pria pasti suka memelototi payudara montok wanita. Tapi siapa sangka ternyata banyak wanita juga ingin mendapat pijatan sensual di bagian ini? Pijat payudara sendiri ternyata dapat membuat wanita lebih rileks dan menambah gairah bercinta. Bagian sensitif yang harus diperhatikan para pria adalah puting susu dan sekitar ketiak dimana terdapat banyak saraf. Pijat payudara dapat diselingi dengan ciuman dan permainan lidah sehingga wanita makin ‘klepek-klepek’.

3. Pijat Bokong

Selain payudara, keindahan wanita juga terlihat dari bentuk ‘bokong’ nya. Ternyata, bagian ini juga menjadi favorit para kaum hawa. Anda tahun kan, kalau pantat adalah tempat pangkal otot-otot kaki? Bagian pantat khususnya anus juga merupakan salah satu titik paling sensitif wanita. Cara melakukan pijat pantat sebaiknya dimulai dari punggung dan pinggang untuk memberikan sensasi lega.
Pijat kemudian dilanjutkan pada tekanan daerah pantat dan teknik memutar serta tusukan lembut di daerah anus. Jenis pijat yang satu ini akan memberikan efek lega dan dapat menghilangkan stress pada kaum hawa. Untuk hasil yang lebih ‘hot’ dan ‘sensual’ penggunaan minyak yang lembut seperti minyak zaitun sangat direkomendasikan.

Sudah Makan Banyak Tetapi Masih Merasa Lapar?


Psstt, Intip Kepribadian Seseorang dari Kebiasaan Makannya!
Rasa  adalah cara tubuh memberi sinyal bahwa ia membutuhkan makanan dan energi. Meski lapar adalah isyarat penting bagi tubuh untuk mengisi energi yang dibutuhkan untuk bertahan hidup, kadang kelaparan bisa berarti tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang tepat.
Dari perut keroncongan hingga sakit kepala, rasa lapar memang menyiksa. Tetapi jika Anda lapar bahkan sesaat setelah makan, ada hal-hal tetentu yang mendasarinya. Rasa lapar terus menerus juga bisa menandakan gangguan psikologis. Ini karena lapar merupakan cara untuk mengatasi stres dan kebosanan secara emosional.
Tubuh bergantung pada makanan untuk mendapatkan energi, jadi wajar merasa lapar jika tidak makan selama beberapa jam. Tetapi jika perut terus-menerus bergemuruh, bahkan setelah makan, ada sesuatu yang terjadi dengan kesehatan.
Jadi bagaimana Anda bisa mengetahui apa yang ingin disampaikan tubuh? Berikut alasan merasa terus lapar meski sudah makan, dirangkum  dari berbagai sumber, Kamis (3/10/2019).
Dilansir dari Live Strong, menurut National Sleep Foundation, tidur yang cukup adalah antara tujuh dan sembilan jam per malam. Waktu tidur kurang dari itu menghasilkan lonjakan hormon ghrelin jangka pendek. Hormon ini meningkatkan nafsu makan serta penurunan leptin yang menurunkan mafsu makan.
Selain itu, sebuah studi September 2019 yang diterbitkan dalam Journal of Lipid Research menemukan bahwa kurang tidur 4 hari berturut-turut dapat menyebabkan tubuh memetabolisme makanan secara tidak normal. Ini membuat tubuh merasa lapar bahkan setelah makan.
Dehidrasi
Banyak orang mulai merasa lesu dan pusing dan berpikir mereka membutuhkan makanan. Tetapi kondisi yang sebenarya adalah mereka mengalami dehidrasi.
Beberapa bukti juga menunjukkan bahwa air minum dapat membantu seseorang merasa kenyang. Dilansir dari Medical News Today, satu studi 2014 meneliti efek asupan air yang berlebihan pada wanita yang kelebihan berat badan.
Para peneliti meminta para peserta untuk minum 0,5 liter air 30 menit sebelum makan sarapan, makan siang, dan makan malam setiap hari. Setelah 8 minggu, para wanita itu kehilangan berat badan dan melaporkan mengalami penurunan nafsu makan.
Bosan
Beberapa orang merefleksikan rasa bosan menjadi rasa lapar. Ini menyebabkan mereka makan lebih banyak. Jika Anda menonton TV dan mendapati diri meraih sekotak permen atau camilan tanpa berpikir, pertimbangkan bahwa Anda mungkin mengemil karena bosan, bukan lapar.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Psychology edisi April 2015, para peneliti meminta peserta studi untuk membuat jurnal makanan selama satu minggu, mencatat apa yang mereka makan dan kapan.
Studi ini menemukan bahwa partisipan lebih cenderung makan selama periode kebosanan dan makanan yang dimakan cenderung ke arah lemak dan karbohidrat tidak sehat.
Kurang Serat
Selain penting untuk pencernaan yang sehat dan mencegah sembelit, serat makanan juga dapat berperan dalam mengendalikan rasa lapar. Makanan rendah serat bisa membuat Anda cepat lapar. Ini karena serat memperlambat proses pencernaan, meninggalkan makanan di perut untuk jangka waktu yang lebih lama dan memberi rasa kenyang.
Para ahli merekomendasikan pria berusia 19-50 tahun makan 38 g serat setiap hari dan wanita berusia 19-50 tahun makan 25 g serat setiap hari.
Penting untuk dicatat bahwa ada berbagai jenis serat, dan beberapa lebih baik daripada yang lain. Beberapa penelitian telah menemukan serat larut lebih mengenyangkan dari serat tidak larut.
Terlalu Banyak Konsumsi Garam
Pada 2017, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Investigation menemukan bahwa makan tinggi sodium sebenarnya meningkatkan rasa lapar dalam jangka panjang. Para peneliti menemukan bahwa makan tinggi sodium (lebih dari 12 gram per hari) menyebabkan tubuh menahan cairan yang membutuhkan lebih banyak energi dan kalori untuk disimpan.
Makanan yang mengandung banyak garam juga cenderung diproses. Ini dapat ditemukan pada makanan olahan dan cepat saji. Banyak makanan olahan yang direkayasa secara kimiawi menjadi sangat enak dan menyebabkan makan berlebihan.
Masalah Kesehatan
Rasa lapar yang sering terjadi bahkan setelah makan mungkin merupakan gejala penyakit. Selain itu, rasa lapar yang berlebihan sering merupakan gejala dari beberapa kondisi lain, seperti depresi, kecemasan, dan sindrom pramenstruasi.
Sering kelaparan adalah tanda klasik diabetes. Ini terjadi akibat kadar gula darah yang sangat tinggi. Hipertiroidisme, suatu kondisi yang ditandai dengan tiroid yang terlalu aktif, juga dikaitkan dengan meningkatnya rasa lapar. Ini karena produksi hormon tiroid berlebih, yang dikenal dapat meningkatkan nafsu makan.
Hipoglikemia, atau kadar gula darah rendah, juga dapat meningkatkan tingkat kelaparan. Kadar gula darah mungkin turun jika belum makan untuk sementara waktu, efek yang mungkin diperburuk oleh makanan tinggi karbohidrat dan gula rafinasi. ipoglikemia juga terkait dengan kondisi medis, seperti diabetes tipe 2, hipertiroidisme, dan gagal ginjal.

6 Makanan dan Minuman Yang Bantu Atasi Kecanduan Merokok


 Ternyata Sangat Berbahaya, Masih Berani Merokok Sehabis Makan?

Rokok mengandung nikotin yang berasal dari tembakau. Nikotin ini dianggap menjadi zat paling berbahaya atau racun dari rokok lantaran menyebabkan kecanduan atau ketergantungan.
Nikotin juga dapat menimbulkan kesenangan sementara di otak. Selain menimbulkan masalah kesehatan, merokok juga dapat menimbulkan beban ekonomi dan sosial.
Pasalnya, efek samping rokok bukan hanya akan dirasakan perokok itu sendiri (aktif), tapi juga bisa berdampak pada orang lain yang menghirup asapnya (pasif).  Anda yang tidak merokok tentu merasa sangat terganggu kalau terkena asap rokok saat berada di tempat umum.
Untuk masalah ekonomi, kalau seseorang sangat kecanduan dengan rokok, ia bahkan rela mengganti uang belanja atau kebutuhan lainnya demi sebungkus atau beberapa batang rokok.
Umumnya, perokok aktif dalam sehari bisa menghabiskan satu bungkus rokok atau bahkan lebih.Karena itu ada perokok yang ingin menghentikan kebiasaannya itu.
Namun berhenti merokok bukanlah hal yang mudah. Tapi bukan berarti juga sebuah kemustahilan. Misalnya dengan mengonsumsi makanan dan minuman tertentu.
Dilansir dari The Daily Meal, setidaknya ada enam makanan dan minuman yang bisa membantu mengatasi kecanduan merokok.
Susu.
Menurut penelitian dari Duke University, Amerika Serikat, perokok yang minum segelas susu sebelum merokok, akan membuat rokok yang dihisapnya terasa sangat pahit.
Jadi, bagi Anda yang ingin mencoba mengatasi kecanduan rokok, minumlah susu setiap kali timbul keinginan untuk merokok.
Jeruk
Jeruk memiliki antioksidan yaitu vitamin C sangat baik untuk membersihkan zat-zat berbahaya dalam tubuh, termasuk nikotin. Nikotin sendiri merupakan zat kimia yang membuat orang ketagihan merokok. Sehingga jeruk dan lemon yang kaya akan vitamin C dapat mengurangi rasa ingin merokok.
Wortel
Cara mengonsumsi makanan ini dengan cara dijadikan jus. Jus wortel dapat membantu menghentikan keinginan merokok. Sama halnya dengan efek yang diberikan susu, saat Anda meminum jus wortel sebelum merokok, maka rokok akan terasa pahit dan tidak senikmat biasanya.
Makanan ringan yang asin
Beberapa orang meyakini bahwa makan sesuatu yang asin seperti keripik asin, popcorn asin, atau yang lainnya, dapat membantu menangkal keinginan merokok.
Alasannya, makanan asin ini dapat menghilangkan nikotin di dalam tubuh. Meski begitu, pastikan Anda tidak memiliki tekanan darah tinggi atau bisa dikonsultasikan terlebih dulu kepada dokter.
Smoothie
Sensasi manis yang dihasilkan rokok akan Anda rindukan saat ingin berhenti merokok. Anda bisa memuaskan hasrat itu dari minuman yang memiliki rasa manis alami. Contohnya seperti smoothie dari buah segar. Anda bisa mengombinasikannya dengan buah yang kaya akan vitamin C.
Yoghurt
Bagi Anda yang tidak ingin atau tak suka meminum susu, yoghurt merupakan alternatif pilihan baik lainnya. Yoghurt yang dibuat dengan pemanis alami juga bisa berguna untuk mengubah rasa rokok menjadi tidak enak. Itu karena yoghurt merupakan menu olahan dari susu.

10 Makanan Ini Bisa Mencegah Serangan Jantung



Penyakit jantung bertanggung jawab pada nyaris sepertiga kematian di seluruh dunia. Untuk mencegahnya, asupan makanan sehari-hari menjadi kuncinya.
Ada beberapa makanan yang dapat mempengaruhi tekanan darah, trigliserida, kadar kolesterol dan inflamasi, yang menjadi faktor risiko penyakit jantung.
Dikutip dari Health Line, deretan makanan berikut bisa membantumu mencegah terserang penyakit jantung:
1. Sayuran berdaun hijau
Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kale sudah sangat terkenal akan manfaat kesehatannya. Sayuran ini kaya akan vitamin, mineral dan antioksidan. Bahkan mereka mengandung vitamin K yang tinggi, yang dapat membantu melindungi arteri dan mencegah penyumbatan darah.
Selain itu juga tinggi akan nitrat yang dipercaya dapat menurunkan tekanan darah, kekakuan arteri dan meningkatkan fungsi sel-sel di dinding pembuluh darah.
Satu analisis dari delapan studi menyebutkan bahwa meningkatkan konsumsi sayuran berdaun hijau terkait dengan 16 persen penurunan kemungkinan terjadinya penyakit jantung.
2. Biji-bijian utuh
Biji-bijian utuh seperti gandum, nasi merah, dan oatmeal memiliki kandungan serat yang lebih tinggi, yang bisa membantu mengurangi kolesterol jahat LDL dan menurunkan risiko penyakit jantung.
Beragam studi telah menemukan bahwa mengonsumsi biji-bijian utuh dapat menyehatkan jantung. Satu analisis menyebutkan bahwa memakan lebih dari tiga porsi biji-bijian utuh tiap hari dapat menurunkan 22 persen risiko penyakit jantung.
3. Buah beri
Keluarga buah beri seperti stroberi, bluberi, dan rasberi mengandung banyak sekali nutrisi penting yang berperan besar dalam kesehatan jantung. Buah beri juga kaya akan antioksidan antosianin yang bisa melawan stres oksidatif dan inflamasi yang berkontribusi pada penyakit jantung.
Salah satu studi yang mengkaji 27 orang dewasa dengan sindrom metabolik menyebutkan bahwa meminum minuman yang dibuat dari stroberi beku selama delapan minggu bisa menurunkan kolesterol jahat LDL. Sindrom metabolik merupakan sekumpulan kondisi yang terkait dengan risiko penyakit jantung.
4. Alpukat
Alpukat mengandung banyak lemak sehat yang baik untuk jantung karena bisa menurunkan kadar kolesterol dan menurunkan risiko penyakit jantung. Sebuah studi pada 17.567 orang yang mengonsumsi alpukat secara rutin risiko terkena sindrom metabolik lebih rendah.
Buah ini juga kaya akan potasium, nutrisi yang esensial bagi kesehatan jantung. Faktanya, satu buah alpukat bisa menyuplai 975 miligram potasium, atau sekitar 28 persen dari jumlah asupan harian yang dibutuhkan.
5. Minyak dan lemak ikan
Ikan berlemak seperti salmon, makerel, sarden dan tuna yang kaya akan asam lemak omega-3 dipercaya bisa meningkatkan kesehatan jantung.
Seperti diungkapkan salah satu studi pada 324 orang, dengan memakan salmon selema tiga kali seminggu selama delapan minggu secara signifikan menurunkan tekanan darah diastolik.
Jika kamu tak menyukai ikan, alternatif yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi minyak ikan untuk tetap mendapatkan asam lemak omega-3.
Beberapa studi menyebutkan suplemen minyak ikan bisa menurunkan trigliserida dalam darah, meningkatkan fungsi arteri dan menurunkan tekanan darah.
6. Dark chocolate
Dark chocolate (cokelat dengan konsentrasi di atas 50 persen) kaya akan antioksidan seperti flavonoid yang bisa meningkatkan kesehatan jantung.
Salah satu studi besar menunjukkan bahwa mereka yang memakan cokelat setidaknya lima kali per minggu memiliki penurunan risiko penyakit jantung koroner sebesar 57 persen.
Namun perlu diingat jika kamu akan membeli cokelat, umumnya mereka tinggi akan gula dan kalori. Pastikan kamu memilih dark chocolate berkualitas tinggi dengan konten kokoa setidaknya 70 persen, dan jangan konsumsi secara terus menerus.
7. Tomat
Tomat kaya akan likopen, pigmen tumbuhan alami dengan senyawa antioksidan yang tinggi. Antioksidan membantu menetralkan radikal bebas yang berbahaya, mencegah kerusakan oksidatif dan inflamasi, yang berkontribusi pada penyakit jantung.
Sebuah studi pada 50 wanita yang kegemukan yang memakan dua tomat segar empat kali per minggu memiliki kadar kolesterol baik HDL yang meningkat.
Kadar kolesterol baik yang tinggi bisa membantu menyingkirkan kolesterol berlebihan dan plak dari arteri untuk mjenhaga kesehatan jantung dan mencegah stroke.
8. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti almond, walnut dan mede kaya akan nutrisi dan memiliki vitamin dan mineral yang krusial bagi kesehatan jantung. Kacang juga sumber terbaik bagi lemak sehat dan serat, dua nutrisi penting bagi jantung.
Sudah banyak studi dan penelitian yang menyebutkan bahwa secara rutin mengonsumsi kacang-kacangan terkait dengan penurunan risiko kesehatan jantung.
9. Bawang putih
Sudah selama berabad-abad bawang putih digunakan sebagai pengobatan manual. Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian telah mengkonfirmasi adanya kandungan penyembuh dalam bawang putih yang bisa membantu kesehatan jantung.
Yakni allicin, yang dipercaya memiliki banyak efek terapeutik. Pastikan mengonsumsi bawah putih mentah, atau geprek dan diamkan beberapa menit sebelum memasaknya. Dengan cara ini membantu pembentukan allicin dan memaksimalkan manfaat kesehatannya.
10. Teh hijau
Teh hijau dipercaya terkait dengan beberapa manfaat kesehatan, mulai dari membantu pembakaran lemak hingga meningkatan sensitivitas insulin.
Teh hijau mengandung katekin dan polifenol yang tinggi, yang bisa berperan sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan sel, mengurangi inflamasi dan melindungi kesehatan jantung.
Sebuah studi kecil mengungkapkan bahwa meminum teh hijau selama tiga bulan dapat mengurangi tekanan darah, trigliserida, LDL dan kolesterol total.