Sunday, October 27, 2019

5 Hal yang akan Terjadi Pada Tubuhmu Jika Sering Merasa Cemas

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

 Rasa cemas pasti pernah dialami setiap orang. Namun, kecemasan yang berlebih ternyata dapat merubah kualitas hidup. Kira-kira perubahan apa yang akan terjadi ketika sering merasa cemas?
Selain perubahan sikap, ternyata kecemasan berlebih juga bisa membawa dampak negatif pada kesehatan tubuh. Di bawah ini ada beberapa hal yang akan terjadi pada tubuhmu jika sering merasa cemas.
1. Sistem kekebalan tubuh terganggu
Tanpa kita sadari, kecemasan berlebih ternyata dapat mempengaruhi daya tahan tubuh. Akibat dari daya tahan tubuh yang menurun kita pasti akan rentan terhadap penyakit-penyakit ringan seperti flu dan batuk.
2. Sering merasa mual
Beberapa riset yang telah dilakukan para ahli menyatakan bahwa kecemasan berlebih juga dapat memengaruhi hormon serotonin dan adrenalin.
Dampak dari kecemasan berlebih yang berpengaruh pada hormon adalah saat kecemasan tersebut terjadi kita akan merasakan mual dan yang paling parah adalah blackout.
3. Nyeri otot
Ternyata masih ada lagi hormon yang dapat terganggu akibat kita mengalami kecemasan berlebih yaitu hormon kortisol. Akibat yang terjadi dalam gangguan hormon kortisol ini adalah terjadi ketegangan pada otot. Ketegangan pada otot dapat berdampak kepada sakit di bagian punggung atau kepala yang terasa pusing.
4. Masalah pencernaan
Selain berdampak pada hormon, kecemasan berlebih juga memiliki dampak pada sistem syaraf. Sebagai akibat dari terganggunya sistem syaraf pun dapat terjadi masalah pada sistem pencernaan seperti naiknya asam lambung sehingga saat kita makan terasa mual dan ingin muntah.
5. Kesehatan jantung
Kecemasan berlebihan yang berlangsung dalam waktu yang cukup panjang juga dapat mengganggu sistem peredaran darah ke jantung. Akibatnya terjadi pembengkakan pada pembuluh darah sehingga tidak dapat memompa darah secara maksimal ke jantung.

Saturday, October 26, 2019

TIPS UNTUK KULIT KERING

Panas Terik Bikin Kulit Kering, Ini Tips dari Pakar
Cuaca panas menimbulkan beragam masalah mulai dari dehidrasi sampai kulit kering dan iritasi. Walaupun sudah memasuki akhir Oktober, cuaca panas malah makin terik di Indonesia, sehingga masalah kulit kering banyak dikeluhkan.
Untuk itu, dokter kecantikan dr. Grace Hananta, C.Ht mencoba membagikan tips merawat kulit kala hari tengah terik-teriknya.
1. Pakai Tabir Surya
Kata Grace, sinar ultraviolet dari paparan sinar matahari dapat membuat kulit wajah dan tubuh menjadi kering dan iritasi. Untuk itu, gunakan selalu tabir surya untuk melidungi kulit dari risiko negatif matahari. "Pakai berulang, jangan cuma sekali. Kalau keringetan, basuh wajah lagi, diulang lagi aplikasikan lagi. Tapi yang paling penting adalah tabur surya dengan SFP," kata Grace.
2. Gunakan Topi dan Kacamata
Saat terpapar matahari langsung, baiknya gunakan tameng agar matahari tidak menyengat kepala dan wajah secara langsung seperti topi dan kacamata.
3. Minum Banyak Air
Kata Grace, sekitar 70 persen tubuh manusia mengandung air. Maka penting untuk menjaga asupan air bukan hanya demi menjaga kelembapan kulit tetapi juga untuk kepentingan menjaga tubuh.
4. Cuci Muka dengan Air Bersuhu Normal

Mentang-mentang cuaca terik lalu cuci muka dengan air dingin? Tidak perlu. Kata Grace, cuci muka dengan suhu air biasa saja agar kulit tidak berubah menjadi super kering. "Jangan cuci muka dengan suhu tinggi atau air dingin biar segar, jangan. Pakai suhu biasa saja, sehingga itu sudah cukup segar untuk wajah," tutup Grace saat mengisi acara Dnars Plane Livery Grand Launching & Beauty Gathering.

5 PENYAKIT KULIT YANG SEPERTI JERAWAT

Ilustrasi jerawat saat menstruasi. (Shutterstock)

 Jerawat bukan satu-satunya permasalahan kulit. Ada banyak masalah kulitwajah dan tubuh yang memang tampak seperti jerawat.
Tetapi, orang selalu mengira bahwa itu jerawat lalu mengabaikannya atau malah mengatasi dengan perawatan kecantikan. Padahal masalah kulit yang terlihat seperti jerawat ini membutuhkan penanganan yang berbeda.
Melansir dari The Healthy, berikut ini kondisi masalah kulit yang terlihat seperti jerawat.
1. Rosacea
Rosacea adalah gangguan peradangan kronis yang sering disalahartikan sebagai jerawat. Hal itu karena efeknya yang menimbulkan kemerahan di pipi serta benjolan kecil seperti jerawat.
Menurut Dhaval G. Bhanusali, MD, biasanya rosacea dipicu oleh respons terkait histamin dan makanan pedas, kafein dan alkohol. Cara mengatasinya bisa dengan mengubah gaya hidup dan pola makan.
2. Folikulitis adalah masalah kulit yang biasa terjadi di musim panas. Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada folikel rambut, ditandi dengan benjolan kecil seperti jerawat berwarna merah dan mungkin berisi nanah.2. Folikulitis
Terkadang penderitanya juga mengalami rasa gatal yang membuat tidak nyaman hingga kulit terluka. Biasanya masalah kulit ini muncul di paha, bokong, leher dan ketiak.
3. Dermatitis perioral
Dermatitis perioral adalah ruam wajah seperti jerawat bruntusan yang bersifat bakteri. Biasanya masalah kulit ini muncul di sekitar mulut. Penyebabnya adalah penggunaan steroid topikal, tetapi juga dapat disebabkan oleh fluoridasi dalam pasta gigi.
Cara pengobatan yang disarankan adalah menghentikan semua steroid topikal baik resep maupun OTC, krim wajah berat, dan pasta gigi berfluorinasi.
4. Rambut yang tumbuh ke dalam dapat menyebabkan benjolan kecil seperti jerawat bernanah di wajah atau anggota tubuh manapun. Biasanya benjolan ini akan hilang dengan sendirinya, tetapi juga bisa menyebabkan infeksi kulit.4. Rambut yang tumbuh ke dalam
Pada wanita, benjolan biasa muncul di ketika. Sedangan pria, lebih sering muncul di dagu, pipi dan area jenggot. Tahanlah untuk tidak menyentuh atau berusaha memencetnya karena itu bukan jerawat.
5. Karsinoma sel basal
Karsinoma sel basal adalah jenis kanker kulit yang tumbuh lambat dan berasal dari lapisan dasar epidermis. Biasanya kondisi ini disebabkan oleh paparan sinar UV berlebihan, termasuk sinar matahari dan lampu.
Sel-sel basal terlihat seperti benjolan mengkilap berwarna merah muda yang sering disalahartikan sebagai jerawat persisten. Jika itu tidak sembuh, Anda harus mengunjungi dokter.

KELEBIHAN ORANG KIDAL

Ilustrasi tangan kidal. (Shutterstock)


Anda pasti pernah melihat orang dengan tangan kidal di lingkungan sekitar. Orang kidal akan lebih menggunakan tangan kirinya daripada kanan.
Biasanya semua aktivitas ia lakukan dengan tangan kiri, baik menulis, menyisir rambut, memegang raket atau lainnyaa. Sayangnya, masih banyak orang menganggap kidal adalah buruk.
Banyak orang tua sering meminta anaknya yang kidal untuk menggunakan tangan kanannya melakukan aktivitas. Bahkan, terkadang mereka memaksa anak untuk menggunakan tangan kanannya.
Padahal orang kidal justru memiliki keistimewaan tersendiri. Baru-baru ini para peneliti telah mengidentifikasi empat sisi di otak dari orang yang kidal.
Ternyata orang kidal justru memiliki keterampilan bahasa yang lebih unggul. Selain itu, mereka juga lebih cenderung multitasking.
"Penelitian kami menemukan bahwa orang yang kidal memiliki komunikasi antara otak kanan dan kiri yang lebih terkoordinasi," jelas dr Akira Wiberg, seorang anggota Dewan Riset Medis di Universitas Oxford, dikutip dari mirror.co.uk.
Profesor Dominic Furniss, anggota penelitian itu juga mengakui bahwa masih banyak orang yang menganggap bahwa orang kidal biasanya tidak beruntung hingga jahat.
Tetapi, tim penelitiannya berusaha membuktikan bahwa kidal adalah konsekuensi dari perkembangan biologi otak, sebagian didorong oleh interaksi kompleks dari banyak gen.
Gen itulah yang menyebabkan orang terlahir kidal, meski belum bisa diidentifikasi gen seperti apa yang menyebabkan kidal.
Para peneliti menemukan ciri-ciri genetik kidal di area otak yang berhubungan dengan kemampuan bahasanya. Orang kidal, terutama anak perempuan, justru lebih mampu berbicara lancar serta kaya kosakata.
"Untuk pertama kalinya pada manusia, kita dapat membuktikan bahwa kidal sebenarnya dapat diidentifikasi di otak," jelasnya.
Selain itu, orang kidal juga lebih jago dalam bidang olahraga, seperti tenis, berenang, baseball dan tinju. Karena itu, orangtua tak seharusnya malu ketika memiliki anak dengan tangan kidal.

Makan Mi Instan Selama Seminggu, Tubuh Anda Akan Mengalami Reaksi Ini!

Ilustrasi seorang perempuan hamil muda sedang makan mie instan. (Shutterstock)
Selama ini, Anda pasti sudah mengetahui dampak mengonsumsi mi instanuntuk kesehatan tubuh. Tetapi, masih banyak orang yang tak peduli dengan anggapan tersebut.
Alasan mereka mengonsumsi mi instan pun beraneka ragam. Seperti aromanya yang menggoda, tidak suka makan nasi hingga kurang paham dampak kesehatannya.
Seperti wanita yang dilansir dari The Healthy ini, ia mencoba menguji diri sendiri dengan mengonsumsi mi instan selama seminggu.
Selama sedikitnya 5 hari, ia ingin mengetahui reaksi tubuhnya setelah mengonsumsi mi instan. Terutama, ia ingin membuktikan kebenaran makan mi instan terlalu sering bisa menyebabkan kekurangan nutrisi.
1. Hari pertama
Pada hari pertama, ia masih belum merasakan efek apapun setelah makan mi instan seharian penuh. Ia hanya merasa lebih mudah lapar lalu memakannya lagi. Ia juga menambahkan potongan sayur ke dalam mi instan dan sempat mengukur berat badannya.
2. Hari kedua
Pada hari kedua, ia sudah mulai merasa bangun tidur dengan kondisi lesu dan lelah yang masih bisa terkendalikan. Ia pun kembali mengawali harinya dengan mengonsumsi mi instan.
Bahkan, ia juga mengonsumsi mi instan jenis lainnya pada siang dan malam hari. Setelah malam hari, ia mulai merasa tubuhnya lesu ketika berjalan ke kamar tidurnya.
3. Hari ketiga
Pada hari ketiga, ia terbangun dengan indera pengecapan yang terasa asin akibat kebanyakan natrium. Tubuhnya juga terasa lebih lesu dan lamban ketika bangun tidur.
Saat itu ia sempat ingin mengonsumsi salad sayur segar. Tetapi, ia tetap melanjutkan ujiannya mengonsumsi mi instan selama seminggu. Akhirnya, ia mengonsumsi mis instan pagi, siang, dan malam hari.
Hari itu, ia melakukan aktivitas seperti biasa tetapi mulai merasakan mual. Namun, ia juga masih tetap nekat menjalankan ujiannya konsumsi makan mi instan.
4. Hari keempat
Pada hari keempat makan mi instan, ia mulai merasa kondisi tubuhnya sudah menurun. Ia merasa mual, tubuhnya sakit, pilek dan kehilangan nafsu makan.
Ia pun tetap melanjutkan misinya makan mi instan selama seminggu. Tetapi, kali ini ia memperbanyak asupan air minum hariannya. Karena, kebanyakan asupan natrium telah membuat bibirnya kering.
5. Hari kelima
Pada hari terakhir, ia sudah mulai kesulitan untuk mengonsumi mi instan karena kondisi tubuhnya yang tak sehat. Tetapi, ia tetap berusaha mengonsumsi mi instan untuk memenuhi tantangannya sendiri.
Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa efek makan mi instan setiap hari tidak hanya pada kesehatan fisik. Ia juga lebih murung, mudah emosi, mudah tersinggung, rewel dan suasana hati yang naik turun.
Bahkan, ia juga merasa seperti akan jatuh pingsan ketika mengonsumi mi instan lagi di hari kelima. Apalagi tantangannya mengonsumsi mi instan ini telah membakar berat badannya hampir 2 kilogram dalam 5 hari.

Anak Picky Eater, Coba Lakukan Trik Ini Agar Anak Mau Makan

Anak Picky Eater, Coba Lakukan Trik Ini Agar Anak Mau Makan

Si kecil maunya cuma makan telur, menolak sayur, buah, dan susu. Terdengar familiar? Yakin, hampir semua orangtua pasti pernah mengalami pusingnya mengurus anak yang picky eater alias suka pilih-pilih makanan. Cemas rasanya kalau anak selalu menolak mengonsumsi makanan sehat.
Kalau sudah begitu, seringkali orangtua, terutama ibu, jadi panik, sedih, dan bingung harus berbuat apa. Dan kata-kata ancaman dan bujuk rayu pun mulai keluar tak beraturan demi agar anak mau makan makanan sehat.
Padahal, itu cara yang salah dan tidak dianjurkan. Saskhya Prima Aulia, psikolog anak, mengatakan bahwa ada banyak cara yang bisa dilakukan ibu agar anak mau mencoba semua jenis makanan.
"Saya punya panduan tentang hal yang boleh dan tidak boleh disampaikan kepada anak. Ini sifatnya lebih ke kata-kata," ujar Saskhya saat ditemui Suara.com belum lama ini di Jakarta.
Kurangi mengatakan tentang makanan enak atau tidak enak, bagus atau tidak bagus. Sebaniknya, gunakan kalimat "Cobain deh makanan ini!", atau "Makan sedikit dulu, deh!"
"Akan lebih baik bila yang disampaikan kepada anak tentang hal-hal menarik yang ada di makanan itu. Misalnya, 'Coba lihat bentuk dan warna makanan ini', 'Coba cium masakan ini', 'Pegang deh tekstur makanannya', kemudian ajak anak lebih akrab dengan makanannya. Waktu dikunyah rasanya seperti apa dan bunyinya seperti apa," sambungnya.
Saskhya merekomendasikan camilan untuk anak-anak yang dibuat lebih menarik. Hal ini juga dapat jadi cara yang mendorong anak-anak agar tertarik terhadap suatu makanan.
"Jadi buat bentuk tertentu, atau sekadar tempelkan stiker karakter kesukaan anak, atau memberi nama yang menarik terhadap camilan tersebut. Hal ini, menurut penelitian mampu meningkatkan perilaku makan yang baik pada anak," tandasnya.